18/03/2026
*Adanya Asbab Nuzul Ayat Dikarenakan*
1. Tersembunyi atau tidak jelasnya suatu perkara bagi Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam.
2. Ketiadaan ilmu Rasulullah untuk menjawabnya.
*Daurah Ushul Tafsir*
_Asy-Syaikh Dr. Muhammad bin Hisyam Thahiri hafizhahullah_
18/03/2026
“Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa (Saudi Arabia) berkata:
“Kadar yang wajib dalam zakat fitrah adalah satu sha‘ untuk setiap orang, yaitu satu sha‘ menurut ukuran Nabi ﷺ. Jika dihitung (dikonversikan) dengan kilogram kira-kira sekitar tiga kilogram.”
_Fatawa Lajnah Daimah, 9/371_
18/03/2026
_Yuk belajar ushul tafsir_
*Mengetahui tafsir suatu ayat dengan ayat juga*
Tafsir yang seperti ini banyak terdapat dalam Al-Qur’an.
Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma telah menetapkan sebuah kaidah yang agung (dalam tafsir ayat dengan ayat) beliau berkata:
Setiap kata dalam al-Qur’an yang berupa “Wa maa adraaka” (Dan tahukah kamu...), maka Allah telah menjelaskan (tafsir dari kata tersebut).
Jika kamu melihat kata “Wa maa adraaka”, maka yakinlah bahwa jawabannya ada dalam Al-Qur’an yang mulia.
Sedangkan jika Allah berfirman “Wa maa yudriika” (Dan apa yang membuatmu tahu...), maka berarti hal itu tidak dijelaskan oleh Allah dalam ayat.
Contoh:
Firman-Nya:
"Al-Qaari‘ah, apakah Al-Qaari‘ah itu? Dan tahukah kamu apakah Al-Qaari‘ah itu?"
[QS. Al-Qaari‘ah: 1–3]
Jadi apa makna (tafsir) al-Qaari‘ah?
Datang penjelasan (tafsirnya) pada ayat berikutnya:
"Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan."
[QS. al-Qaari‘ah: 4]
*Daurah Ushul Tafsir Ibnu Utsaimin*
Asy-Syaikh Dr. Muhammad Hisyam Thahiri hafizhahullah