LAZIO WAS-WAS, TOTTENHAM SIAP BAJAK BEK INCARAN
Lazio kabarnya kembali disaingi oleh Tottenham dalam perburuan servis bek tengah milik Dinamo Zagreb, Sergi Dominguez musim panas ini. Klub Premier League tersebut sebelumnya dikabarkan telah mundur dari persaingan akan tetapi kabar terkini menyebutkan tim besutan Roberto De Zerbi siap kembali ke persaingan untuk memperebutkan servis bek asal Spanyol tersebut.
Tottenham masih dikaitkan dengan transfer defender meski telah merekrut tiga pemain baru musim panas ini, Juni lalu mereka dikabarkan memantau Sergi Dominguez dari Zagreb bahkan sudah menjalin komunikasi langsung dengan klub asal Kroasia tersebut terkait kemungkinan transfer pemain 21 tahun tersebut akan tetapi mereka mengakhiri perburuan setelah tahu bahwa The Aquile siap merampungkan transfernya.
Elang Ibukota menjadikan Dominguez sebagai kandidat pengganti Mario Gila yang telah pindah ke AC Milan pekan lalu bahkan direktur olah raga Angelo Fabiani telah terbang ke Kroasia guna mengadakan pertemuan langsung untuk mewujudkan transfernya akan tetapi tawaran mereka masih kurang dari permintaan harga Dinamo sebesar 15 Juta Euro.
Kesepakatan Dominguez dengan Biancocelesti yang terhenti telah membuat Spurs siaga penuh. Kini, menurut surat kabar Italia Corriere della Sera Tottenham bisa kembali mengincar pemain berusia 21 tahun itu. Mereka bisa mengajukan tawaran dan membajak upaya The Aquile untuk mendapatkan mantan pemain internasional Spanyol U-19 itu dengan menawarkan persyaratan yang lebih baik.
Ketertarikan Spurs yang kembali muncul pada Dominguez menunjukkan kebutuhan mereka untuk menjaga kedalaman lini pertahanan tetap utuh setelah perkembangan transfer baru-baru ini. Roberto De Zerbi akan berupaya mengamankan tempat di Liga Champions dan bersaing ketat di kompetisi piala domestik musim depan. Jadi, meskipun memiliki Senesi, Van Hecke, Micky van de Ven, dan Kevin Danso, pelatih asal Italia itu mungkin secara internal mendorong dewan untuk memanfaatkan kesempatan merekrut Dominguez yang sangat berbakat.
Lazio Indonesia Region Tangerang Selatan
Akun resmi suporter Lazio yang berada di kota Tangerang Selatan
14/07/2026
INIKAH PENAMPAKAN JERSEY TANDANG LAZIO MUSIM INI?
Kejutan datang dari peluncuran jersey Lazio untuk musim 2026/27. Setelah resmi memperkenalkan seragam kandang berwarna biru langit dan jersey ketiga berwarna biru navy pada 2 Juli lalu, kini satu-satunya kostum yang belum diumumkan, yakni jersey tandang, diduga telah lebih dulu bocor ke publik.
Kebocoran tersebut muncul di situs perlengkapan olahraga ProDirect.com. Dalam salah satu halaman produknya terlihat sebuah jersey berwarna putih dengan keterangan "Mizuno Lazio Away Shirt 26/27". Penampakan tersebut langsung memicu spekulasi bahwa itulah desain resmi jersey tandang Lazio untuk musim 2026/27.
Apabila benar, maka seragam putih tersebut akan melengkapi koleksi jersey Biancoceleste musim depan setelah sebelumnya klub ibu kota Italia itu merilis jersey kandang berwarna celeste dan jersey ketiga berwarna biru. Kedua seragam tersebut diperkenalkan bertepatan dengan aksi turun ke jalan yang dilakukan para pendukung Lazio pada 2 Juli lalu.
Hingga saat ini, Lazio maupun Mizuno belum memberikan pernyataan resmi terkait kemunculan jersey tersebut di internet. Namun, munculnya produk dengan nama dan identitas yang sangat spesifik di situs ProDirect semakin menguatkan dugaan bahwa desain jersey tandang Lazio telah bocor sebelum jadwal peluncuran resminya.
POLYMARKET TERSANDUNG MASALAH, LAZIO PILIH BUNGKAM SAMBIL MENUNGGU KEPASTIAN
Nasib kerja sama antara Lazio dan Polymarket kini menjadi sorotan setelah platform pasar prediksi tersebut masuk dalam daftar situs yang diblokir oleh Agenzia delle Dogane e dei Monopoli (ADM), otoritas bea cukai dan monopoli Italia. Polymarket dinilai beroperasi sebagai penyedia layanan taruhan tanpa memiliki lisensi resmi dari pemerintah Italia.
Situasi ini memunculkan tanda tanya besar terhadap kelanjutan kerja sama sponsor antara Polymarket dan Lazio. Seperti diketahui, logo Polymarket telah menghiasi seragam Biancoceleste dalam beberapa bulan terakhir sebagai salah satu sponsor utama klub asal ibu kota tersebut.
Media Italia, AGIMEG, kemudian meminta klarifikasi kepada Kantor Komunikasi Lazio terkait posisi klub menyusul pemblokiran tersebut. Dalam pertanyaannya, Agimeg menyinggung kembali status sponsor Polymarket setelah situs itu resmi diblokir untuk pengguna di Italia oleh ADM.
Menanggapi hal tersebut, pihak Lazio memilih bersikap hati-hati. Melalui pernyataan resminya, klub menyatakan masih menunggu penjelasan dari Polymarket sebelum mengambil sikap lebih lanjut.
"Saat ini kami masih menunggu komunikasi yang diperlukan dari mitra kami terkait situasi ini. Hingga saat itu, kami memilih untuk tidak memberikan pernyataan lebih lanjut maupun menyampaikan penilaian mengenai persoalan yang menyangkut mitra kami beserta pihak-pihak yang berwenang," demikian pernyataan Kantor Komunikasi Lazio.
Hingga saat ini belum ada kepastian apakah pemblokiran tersebut akan berdampak langsung pada kontrak sponsor antara Lazio dan Polymarket. Namun, perkembangan ini dipastikan akan terus menjadi perhatian, mengingat regulasi perjudian di Italia sangat ketat dan dapat memengaruhi hubungan komersial klub dengan mitra bisnis yang beroperasi di sektor tersebut.
SEMANGAT IKUTI LATIHAN PRA MUSIM, PEDRAZA BERHARAP DEBUT UNTUK LAZIO
Alfonso Pedraza resmi memulai petualangannya bersama Lazio di atas lapangan latihan. Setelah kepindahannya ke klub ibu kota Italia itu dipastikan dalam beberapa pekan terakhir, bek kiri asal Spanyol tersebut akhirnya menjalani sesi latihan perdananya bersama skuat asuhan Gennaro Gattuso di pusat latihan Formello.
Pada sesi latihan hari ini, Pedraza terlihat bersemangat mengikuti program latihan ganda yang diterapkan tim pelatih. Ia ditempatkan sebagai bek kiri dan beberapa kali bergantian dengan rekan-rekan setimnya dalam susunan lini pertahanan. Adaptasi awalnya berjalan lancar seiring upayanya memahami skema permainan yang diinginkan Gattuso.
Kehadiran Pedraza sebenarnya telah diumumkan sejak Januari lalu. Kini, setelah seluruh proses transfer rampung, pemain berusia 29 tahun itu mulai fokus membangun chemistry dengan skuad Biancoceleste sekaligus mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Dalam beberapa pekan ke depan, Pedraza akan terus mengikuti rangkaian pemusatan latihan pramusim Lazio di Formello. Ia menargetkan dapat melakoni debut resminya, baik saat Lazio menghadapi Mantova di ajang Coppa Italia maupun pada laga pembuka Serie A melawan Bologna. Dengan semangat yang ditunjukkannya sejak hari pertama latihan, Pedraza siap bersaing untuk mengamankan satu tempat di sisi kiri pertahanan Lazio.
GASPERINI: LAZIO BAGIAN PENTING SEJARAH SEPAK BOLA ITALIA, SAYA HARAP STADION KEMBALI PENUH
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, turut memberikan tanggapannya terkait aksi protes yang dilakukan suporter Lazio terhadap kepemimpinan Presiden klub, Claudio Lotito. Meski dikenal sebagai rival berat Biancoceleste, Gasperini mengaku prihatin melihat situasi yang tengah terjadi di kubu tetangga ibu kota Italia tersebut.
Dalam wawancaranya bersama "Radio Anch'io Sport" di Radio1 Rai, Gasperini menilai kondisi yang sedang dialami Lazio bukanlah kabar baik bagi sepak bola Italia. Menurutnya, Lazio merupakan salah satu klub yang memiliki sejarah besar dan kontribusi penting dalam perkembangan kompetisi Serie A.
"Situasi ini tidak bagus. Meskipun saya adalah rival berat Lazio, mereka tetap merupakan bagian penting dari sejarah sepak bola Italia," ujar Gasperini.
Lebih lanjut, pelatih berusia 68 tahun itu berharap hubungan antara klub dan para pendukung dapat segera membaik sehingga atmosfer positif kembali tercipta di Stadion Olimpico. Ia menegaskan bahwa pertandingan-pertandingan besar, termasuk Derby della Capitale, akan jauh lebih menarik jika dimainkan di hadapan stadion yang penuh oleh para suporter.
"Antusiasme itu harus dipulihkan. Saya berharap mereka bisa menemukan kondisi terbaik. Baik derby maupun kompetisi Serie A membutuhkan stadion yang selalu penuh," tambahnya.
Seperti diketahui, sebagian besar kelompok suporter Lazio memutuskan memboikot pertandingan kandang di Stadion Olimpico sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Presiden Claudio Lotito. Aksi tersebut membuat suasana kandang Biancoceleste diperkirakan tidak akan semeriah biasanya pada awal musim, sekaligus memunculkan keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk para rival mereka sendiri.
LAZIO UMUMKAN TIM KEPELATIHAN GATTUSO
Era baru Lazio di bawah komando Gennaro Gattuso resmi dimulai. Pada hari pertama pemusatan latihan (ritiro) jelang musim 2026/2027, skuad Biancoceleste langsung menjalani program latihan dengan intensitas tinggi melalui dua sesi latihan yang digelar di S.S. Lazio Training Center.
Gattuso memimpin langsung seluruh rangkaian latihan bersama jajaran staf kepelatihannya. Mantan pelatih Timnas Italia tersebut tampak aktif memberikan instruksi kepada para pemain sebagai bagian dari persiapan menyongsong kompetisi musim baru. Latihan perdana ini menjadi momentum awal bagi Gattuso untuk mulai menanamkan filosofi permainan dan membangun fondasi tim yang diharapkan mampu bersaing di papan atas Serie A.
Dalam sesi tersebut, Gattuso didampingi tim kepelatihan yang berisi sejumlah nama berpengalaman. Nicholas Cicchetti bertugas sebagai match analyst, Marco Sangermani sebagai kolaborator teknis, sementara Luigi Riccio dipercaya mengemban peran sebagai asisten pelatih. Untuk sektor kebugaran, Lazio mengandalkan Bruno Dominici, Dino Tenderini, dan Simone Fugalli sebagai pelatih fisik, sedangkan Franco Ferrini bertanggung jawab menangani program pemulihan cedera pemain.
Di posisi pelatih kiper, Roberto Perrone dan Cristiano Viotti dipercaya mempersiapkan para penjaga gawang Lazio menghadapi musim yang penuh tantangan. Kehadiran susunan staf yang lengkap menunjukkan keseriusan manajemen klub dalam mendukung proyek baru Gattuso.
PEMILIK JERSEY NOMOR 41 LAZIO DALAM 30 TAHUN TERAKHIR
Nomor punggung 41 memang bukan termasuk nomor yang identik dengan pemain bintang di Lazio. Namun, dalam 30 tahun terakhir, jersey ini telah dikenakan oleh sejumlah pemain dari berbagai generasi, yang mayoritas merupakan produk akademi maupun pemain muda yang sempat mendapat kesempatan masuk ke skuad utama Biancocelesti.
Pemilik pertama nomor 41 pada periode tersebut adalah Manuel Mancini, yang mengenakannya pada musim 2002/2003. Setahun kemudian, nomor tersebut diwariskan kepada Roberto Delgado, yang mempertahankannya selama tiga musim berturut-turut, yakni 2003/2004 hingga 2005/2006. Delgado menjadi pemain dengan masa penggunaan nomor 41 paling lama dalam rentang 30 tahun terakhir.
Setelah era Delgado berakhir, nomor 41 kembali digunakan pada musim 2007/2008 oleh Alessandro Corvesi. Dua musim berikutnya, Jacopo Sciamanna mengenakan nomor tersebut pada 2009/2010, sebelum diteruskan oleh Enrico Zampa pada musim 2011/2012. Rangkaian pergantian ini menunjukkan bahwa nomor 41 kerap menjadi bagian dari perjalanan pemain muda Lazio menuju level profesional.
Pada musim 2012/2013, jersey nomor 41 menjadi milik Gonzalo Barreto. Setelah sempat tidak digunakan selama beberapa musim, nomor tersebut kembali muncul pada 2016/2017 ketika dikenakan oleh Luca Borrelli.
Pemilik terbaru nomor 41 dalam daftar ini adalah penjaga gawang Alessio Furlanetto, yang mengenakannya pada musim 2021/2022. Kehadiran Furlanetto menambah daftar pemain yang pernah menjadi bagian dari sejarah penggunaan nomor 41 di Lazio.
Meski tidak termasuk nomor yang populer di kalangan pemain utama, nomor punggung 41 tetap memiliki perjalanan yang menarik dalam sejarah modern Lazio. Dari Manuel Mancini hingga Alessio Furlanetto, jersey ini telah menjadi bagian dari perkembangan sejumlah talenta muda yang pernah memperkuat Biancocelesti selama tiga dekade terakhir.
Adakah pemain yang Anda kenal?
DANILHO DOEKHI JALANI TES MEDIS DI LAZIO, KONTRAK HINGGA 2029
Dilaporkan bahwa Doekhi menunjukkan performa gemilang saat beraksi di laga melawan 1. FC Heidenheim pada 11 April 2026, di Voith-Arena, Jerman. Aksinya yang memikat di lapangan membuatnya menjadi sorotan utama dan dianggap sebagai salah satu bek yang menjanjikan di kancah sepak bola Eropa.
Beberapa klub Serie A dikabarkan sedang memantau perkembangan Doekhi dengan serius. Mereka melihat pemain asal Belanda ini sebagai sosok yang tepat untuk menambah kekuatan dan kedalaman skuad mereka. Dengan kemampuannya dalam membaca permainan dan ketangguhannya dalam duel satu lawan satu, Doekhi dinilai bisa memberikan dampak signifikan bagi tim yang berhasil mendapatkan jasanya.
Seiring dengan berakhirnya musim kompetisi, spekulasi mengenai kepindahan Doekhi ke Liga Italia semakin mengemuka. Para penggemar sepak bola pun menunggu dengan antusias siapa yang akan memenangkan perburuan tanda tangan pemain bertahan yang tengah naik daun ini. Apakah Doekhi akan berlabuh di Serie A dan membawa klub barunya meraih kejayaan? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
WINGER ANDALAN LAZIO JADI INCARAN FIORENTINA MUSIM PANAS INI
Fiorentina dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk merekrut winger andalan Lazio, Gustav Isaksen. Sejak bergabung dengan klub 2023 ia mengalami pasang surut dalam kariernya meski demikian ia dianggap sebagai salah satu pemain penting dalam skuat timnya. Musim lalu ia bersaing dengan Matteo Cancellieri untuk memperebutkan starting line-up, namun saat ini Gennaro Gattuso lebih memilih pemain asal Denmark tersebut ketimbang kompatriotnya.
Menurut kabar yang dilansir La Nazione mengungkapkan bahwa direktur olahraga La Viola, Fabio Paratici berencana untuk melakukan serangkaian perubahan di lini serang timnya dan telah memantau sejumlah pemain termasuk Isaksen yang sedang ia gali informasinya. Sedangkan profil lain yang disebutkan adalah Luca Koleoshi dari Paris FC, Johan Bakayoko dari RB Leipzig, Noa Lang dari Napoli dan Edon Zhergova dari Juventus.
Musim panas ini, rencana Biancocelesti dan Fiorentina sudah beberapa kali bersinggungan. Penyerang La Viola, Roberto Piccoli, dikabarkan menjadi target utama lini serang The Aquile. Bek muda Pietro Comuzzo juga sempat dikaitkan dengan kepindahan ke ibu kota Italia tersebut. Di sisi lain, Christos Mandas disebut-sebut sebagai calon incaran klub asal Tuscany itu seandainya David De Gea meninggalkan Florence.
Perlu dicatat bahwa Isaksen baru saja menjalani operasi untuk mengatasi cedera pangkal paha setelah upaya terapi alternatif tidak membuahkan hasil. Akibatnya, pemain berusia 25 tahun itu akan melewatkan persiapan pramusim untuk kali kedua secara berturut-turut (tahun lalu ia absen karena mononukleosis). Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya transfer tahun ini terbilang kecil.
HYSAJ GABUNG LECCE
Elseid Hysaj berpeluang melanjutkan kariernya di Serie A setelah resmi berpisah dengan Lazio. Menurut laporan Gianluca Di Marzio, Lecce kini menjadi klub terdepan yang tertarik merekrut bek asal Albania tersebut. Kedua belah pihak disebut telah menjalin komunikasi awal untuk membahas kemungkinan tercapainya kesepakatan.
Status Hysaj sebagai pemain bebas transfer membuatnya menjadi opsi menarik bagi Lecce yang sedang mencari tambahan kekuatan di lini pertahanan. Negosiasi masih berada pada tahap awal, dengan kedua pihak berupaya melihat peluang untuk melanjutkan pembicaraan ke tahap yang lebih serius.
Selama lima musim membela Lazio, Hysaj mencatatkan 131 penampilan di semua kompetisi dengan torehan dua gol dan empat assist. Jika proses negosiasi berjalan lancar, pemain berusia 31 tahun itu berpeluang tetap merumput di kasta tertinggi Liga Italia bersama Lecce pada musim 2026/2027.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Ciputat
Tangerang
15417