21/07/2026
Menolak kehadiran tambang di kampung sendiri ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan. Hal inilah yang dirasakan oleh Iwan Dento, seorang pria asal Maros sekaligus lulusan UIN Alauddin, saat berjuang menyelamatkan kampung halamannya, Rammang-Rammang, dari ancaman izin tambang marmer dan gamping sejak 2007.
Menurut catatan riwayat perjuangannya, Iwan sempat diintimidasi bahkan dimusuhi oleh sebagian warganya sendiri karena dianggap menutup lapangan kerja. Namun ia tetap bertahan hingga akhirnya Pemerintah Kabupaten Maros mencabut 12 izin usaha tambang di kawasan karst tersebut pada 2013.
Sadar bahwa pembatalan tambang membuat warga kehilangan potensi penghasilan, Iwan bergerak cepat dengan mendirikan Masyarakat Ekowisata Rammang-Rammang pada 2015. Ia mengajak warga mengubah perahu nelayan menjadi angkutan wisata susur sungai. Langkah solutif ini sukses membuka lapangan kerja baru yang jauh lebih ramah lingkungan.
Perjuangan panjang ini membuahkan hasil luar biasa. Berdasarkan data penghargaan resminya, kawasan Rammang-Rammang resmi masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark pada September 2023, dan Iwan dianugerahi penghargaan Kalpataru. Tak berhenti di situ, atas konsistensinya, negara kembali memberikan apresiasi tinggi dengan menobatkan Iwan Dento sebagai Local Hero in Tourism dalam ajang Wonderful Indonesia Awards pada Desember 2025 lalu. Sebuah bukti bahwa menjaga alam bisa mendatangkan kesejahteraan jika dikelola dengan tepat.
20/07/2026
Kisah Shoji Morimoto menjadi salah satu potret paling unik dari maraknya fenomena loneliness economy di Jepang. Pria asal Tokyo ini menawarkan jasa bertajuk "Rent a Person Who Does Nothing" sejak tahun 2018, di mana ia hanya menyewakan kehadiran fisiknya untuk mendampingi klien dalam berbagai situasi. Mulai dari menemaninya makan sendirian, menjadi pendengar cerita, hingga sekadar berdiri mendampingi seseorang yang mengajukan gugatan cerai, Morimoto mematok tarif standar sekitar 10.000 Yen (setara Rp1 juta) per sesi, di luar biaya transportasi dan konsumsi.
Rahasia utama dari keberhasilan layanannya terletak pada aturan ketat yang ia terapkan: tidak melakukan pekerjaan fisik, tidak memberi saran, dan tidak menghakimi. Di tengah tekanan sosial masyarakat modern yang menuntut interaksi serba-cepat dan sarat basa-basi, kehadiran Morimoto menawarkan ruang aman yang sepenuhnya bebas tuntutan. Banyak klien merasa nyaman karena ia hadir secara netral tanpa ambisi untuk menggurui, sesuatu yang sering kali justru sulit didapatkan dari teman atau keluarga sendiri.
Popularitas jasa ini membuktikan bahwa kehadiran manusia (presence) telah bergeser menjadi sebuah komoditas bernilai tinggi di era kesendirian. Hingga saat ini, Morimoto telah menangani ribuan permintaan dari orang-orang yang membutuhkan koneksi antarmanusia tanpa beban hubungan emosional yang rumit. Keputusannya mengeksplorasi ceruk pasar tak biasa ini bahkan telah diadaptasi menjadi buku dan serial drama televisi, menegaskan bagaimana rasa kesepian kini membuka bentuk ekonomi baru di kota besar.
20/07/2026
Bayangkan Anda sedang jalan-jalan santai menikmati liburan, lalu tiba-tiba sekelompok warga desa datang menghampiri bukan untuk minta foto bareng, melainkan minta diberkati.
Itulah kejadian absurd dan mengundang tawa yang dialami oleh Jack, seorang turis asal Birmingham, Inggris, saat berkunjung ke sebuah desa di India.
Kisah ini bermula dari kekaguman Jack yang luar biasa terhadap kebudayaan India.
Ia jauh-jauh terbang dari Inggris untuk mengikuti sebuah festival tahunan yang meriah di sana.
Saking antusiasnya, Jack tampil all-out mengenakan pakaian khas tradisional India.
Ia membaur dengan warga lokal layaknya warga setempat.
Namun, bukan bajunya yang bikin heboh, melainkan "aksesoris" permanen di tubuhnya.
Kehebohan mulai memuncak saat Jack sudah menghabiskan waktu 4 hari di negara tersebut.
Jack ternyata memiliki tato bergambar Dewa Siwa (Lord Shiva) yang terukir gagah di lengan kirinya.
Bagi Jack, itu mungkin sekadar apresiasi seni dan budaya.
Namun, bagi warga desa setempat, itu adalah "sinyal Ilahi".
Kabar tentang bule bertato dewa ini menyebar secepat kilat dari mulut ke mulut.
Warga desa yang sangat religius mulai mengerumuni Jack.
Bukannya menganggap Jack sebagai turis biasa, mereka malah meyakini bahwa Jack membawa energi spiritual yang kuat.
Situasi pun berubah menjadi komedi yang canggung namun menghangatkan hati.
Warga berbondong-bondong datang memberikan penghormatan khusus kepada Jack.
Puncaknya, banyak dari mereka yang menunduk dan meminta doa serta berkat dari pria asal Birmingham tersebut.
Sang turis tentu saja kaget setengah mati dan salah tingkah.
Niatnya menato tubuh murni karena kagum pada budaya Hindu, eh malah membuatnya diperlakukan bak tokoh spiritual turun dari kahyangan.
Kisah Jack menjadi bukti kocak bahwa perbedaan sudut pandang budaya bisa melahirkan momen magis yang tak terduga.
Bagi orang Barat, tato dewa mungkin sekadar desain estetik yang keren.
Tapi kalau dibawa jalan-jalan ke India, siap-siap saja buka praktik "berkat dadakan" di pinggir jalan.
20/07/2026
Pilot pesawat kecil milik Ravenair menjadi perhatian setelah jejak penerbangannya di aplikasi pelacak penerbangan membentuk tulisan "I'm Bored" atau "Aku Bosan". Tulisan tersebut bukan dibuat menggunakan asap di langit, melainkan dari pola jalur terbang yang direkam oleh sistem GPS dan ditampilkan di aplikasi seperti Flightradar24.
Aksi itu dilakukan saat pesawat sedang menjalani penerbangan uji coba setelah salah satu komponen mesin diganti. Karena penerbangan tersebut hanya bertujuan memastikan pesawat dalam kondisi baik, pilot memanfaatkan sebagian waktunya untuk menerbangkan pesawat dengan pola tertentu hingga membentuk tulisan tersebut. Meski terlihat seperti iseng, manuver itu justru membutuhkan ketelitian dan keterampilan tinggi agar setiap huruf terbentuk dengan rapi.
Pihak Ravenair menjelaskan bahwa penerbangan tersebut tetap merupakan penerbangan resmi untuk pengujian pesawat. Pilot juga tidak dikenai sanksi karena pesawat berhasil kembali dengan selamat dan tujuan utama penerbangan telah tercapai. Aksi unik ini kemudian viral dan menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia.
Sumber: The Guardian, BBC News, Flightradar24.
19/07/2026
Foto ikonik ini menangkap dedikasi luar biasa dari Richard Appiah Akoto, seorang guru teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Betenase M/A Junior High School, Ghana. Di tengah keterbatasan fasilitas sekolah yang sama sekali tidak memiliki komputer, ia menolak untuk menyerah pada keadaan demi masa depan murid-muridnya. Dengan bermodalkan kapur warna-warni dan papan tulis hitam, ia menggambar seluruh antarmuka Microsoft Word secara manual dengan detail yang sangat akurat.
Setiap elemen visual, mulai dari Title Bar, susunan Menu Bar, hingga ikon-ikon kecil pada Formatting Toolbar, direproduksi secara presisi agar para siswa dapat memvisualisasikan perangkat lunak tersebut. Metode mengajar yang kreatif namun memprihatinkan ini ia lakukan agar murid-muridnya memiliki pemahaman dasar yang kuat untuk menghadapi ujian nasional TIK. Baginya, ketiadaan perangkat keras bukan menjadi alasan untuk menghentikan transfer ilmu pengetahuan digital kepada generasi muda di desanya.
Ketika foto perjuangan ini tersebar luas di media sosial pada tahun 2018, kisah ini langsung menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia dan menjadi viral. Dedikasinya yang luar biasa menarik perhatian global, termasuk dari pihak Microsoft yang kemudian menerbangkannya ke konferensi internasional dan menyumbangkan komputer serta pelatihan bagi sekolahnya. Kisah guru ini menjadi simbol abadi mengenai kesenjangan digital sekaligus bukti nyata bahwa keterbatasan fasilitas tidak mampu memadamkan semangat seorang pendidik sejati untuk mencerdaskan bangsa.
28/09/2023
Selamat hari maulid nabi Muhammad SAW 2023. Semoga kita menjadi pribadi yang lebih baik dari kita yang kemarin 🙂
17/08/2023
Hai gengs, sudah ikut lomba apa hari ini? 😎 ayo2 kita meriahkan dengan keluar rumah dan ikut lomba sana sini, sapa tetangga yang biasanya s**a ga ketemu karena kita sekolah, kuliah ngantor dan sebagainya.
Plus jangan lupa untuk selalu berolahraga ya, mimin kemarin malem liat langit kayaknya udah nggak asik panas dan ga keliatan bintang. Apa karena rumor udara buruk yang ada saat ini?
Btw, khusus anggota member yang bayar iuran hari ini plus konfirmasi ke mimin, mimin kurangin 75 ribu dari total iuran yaaa.
Merdekaaaaaa 🔥🔥🔥🔥