29/08/2026
Pernah perhatikan pelari yang langkahnya ringan, sementara yang lain terasa berat dan cepat lelah? ๐
Bedanya sering ada di tendon stiffness, โkekakuan tendonโ. Tendon yang lebih kaku menyimpan dan melepaskan energi lebih cepat setiap kali kaki menyentuh tanah, sehingga otot bekerja lebih hemat energi. Hasilnya, lari terasa lebih efisien dan Anda bisa menjaga ritme lebih lama tanpa cepat lelah.
Geser untuk kenali tendon stiffness lebih dalam ๐
Latihan apa yang paling rutin Anda lakukan untuk mendukung performa lari? Ceritakan di kolom komentar ๐
27/08/2026
Kenalan yuk sama Fisio Jerri! ๐
Fisioterapis senior andalan kita di MOTIVA dengan pengalaman 3 tahun di fisioterapi olahraga dan berbagai sertifikasi untuk menunjang kompetensinya, seperti MKT IASTM, Orthopedic Manual Physical Therapy โ Lumbar, Sacral Spine & Sacroiliac Joint Module, Orthopedic Manual Physical Therapy โ Peripheral Joint Module, serta Basic Dry Needling.
Berpengalaman menangani berbagai cedera olahraga, Fisio Jerri mengutamakan pendekatan yang tepat dan terarah untuk membantu proses pemulihan secara optimal.
Buat kamu yang lagi cedera, ingin gerak lebih optimal, atau mau kembali beraktivitas dan berolahraga dengan aman dan berkelanjutan, Fisio Jerri siap jadi partner recovery kamu! ๐ชโจ
19/08/2026
Lari udah kelar, tapi kalau langsung mandi tanpa cooldown, tubuhmu belum benar-benar selesai kerja ๐
Banyak dari kita mematikan stopwatch terus langsung berhenti โ padahal pendinginan itu bagian dari latihan, bukan tahap yang boleh dilewatkan. Kalau terus-terusan dilewati, otot jadi lebih cepat kaku, nyeri di hari berikutnya makin terasa, dan risiko cedera seperti shin splints ikut naik.
Kabar baiknya, cooldown yang benar nggak ribet. Cukup 3 langkah: turunkan pace pelan-pelan, lanjut stretching statis selagi otot masih hangat, lalu lakukan rehidrasi dan refueling dengan segera.
Swipe buat lihat gerakan peregangan yang bisa Motifam lakukan setelah lari ๐
Kalau ada keluhan otot atau sendi yang nggak kunjung hilang, jangan ditahan sendiri โ konsultasikan dengan tim MOTIVA ya.
17/08/2026
Semangat kemerdekaan, semangat bergerak maju! ๐ฎ๐ฉ๐ช
Ayo wujudkan kesehatan dan kebugaran yang seutuhnya, seperti pahlawan yang pantang menyerah!
Selamat Hari Kemerdekaan ke-81, Indonesia! Merdeka! ๐ฎ๐ฉโจ
DirgahayuIndonesia SemangatMerdeka KesehatanUntukSemua
15/08/2026
Leg compression saat lari: benar-benar membantu, atau sekadar tren?
Buat Motifam yang sering pakai calf sleeves atau kaus kaki kompresi saat lari, info soal manfaatnya memang masih simpang siur. Ada bukti yang mendukung, tapi belum konklusif di semua penelitian.
Penelitian menunjukkan leg compression punya manfaat potensial untuk mengurangi kelelahan otot, mempercepat pemulihan, dan meminimalkan kerusakan otot pasca lari. Tapi soal peningkatan performa (kecepatan atau daya tahan), buktinya masih belum konsisten.
Jadi kalau Kamu memakainya, jangan berharap langsung lebih cepat โ tapi boleh berharap pemulihan yang lebih nyaman, terutama setelah lari jarak jauh.
Swipe untuk lihat rinciannya ๐
Ada pertanyaan soal leg compression atau persiapan lari lainnya? Yuk diskusikan bareng tim MOTIVA
08/08/2026
Masih pemanasan cuma stretching statis 2 menit terus lari? ๐โโ๏ธ
Padahal otot yang belum โmenyalaโ dan sendi yang belum siap gerak bisa bikin performa lari terasa berat di km-km awal dan risiko cedera pun ikut naik.
RAMP Protocol adalah pendekatan pemanasan yang menggabungkan 4 elemen penting: menaikkan suhu tubuh, mengaktifkan otot utama, membuka rentang gerak sendi, dan mempersiapkan sistem saraf untuk kecepatan. Urutan ini membantu tubuh bertransisi bertahap dari kondisi diam ke kondisi siap berlari.
R - Raise: naikkan suhu tubuh
A - Activate: aktifkan otot utama
M - Mobilize: buka rentang gerak sendi
P - Potentiate: siapkan sistem saraf untuk kecepatan
Yang paling enak, RAMP ini fleksibel, durasinya bisa disesuaikan sama jarak lari kamu. Lari jauh? Pemanasan lebih panjang. Lari pendek? Cukup versi ringkasnya.
Swipe buat lihat detail tiap fasenya, simpan buat dipraktikkan sebelum lari berikutnya, Motifam! ๐ฉต
01/08/2026
Strength training bukan musuh pelari, justru kunci performa yang sering dilewatkan!
Tanpa latihan strength training, running economy akan stagnan, risiko cedera naik, padahal otot dan tendon yang nggak terlatih dengan baik itu yang bikin cedera datang lebih cepat, dan tenaga habis duluan sebelum garis finis.
Strength training yang tepat untuk endurance athlete bukan soal angkat beban berat sampai otot membesar. Ini soal membangun fondasi yaitu otot inti yang kuat, tendon yang tahan lama, dan gerakan yang lebih efisien di setiap langkah. Kombinasi lari dan strength training yang tepat membuat stride lebih efisien, tubuh lebih tahan cedera, pace lebih stabil sampai finis.
Motifam, yuk lengkapi program latihan strength trainingmu. Coach di MOTIVA siap bantu susun strength & conditioning yang sesuai kebutuhanmu.
28/07/2026
Halo Motifam! ๐
Lutut nyeri pas lari? Jangan buru-buru dianggap โbiasa.โ
Ada 3 cedera lutut yang paling sering ditemui, dan gejalanya bisa mirip-mirip padahal penanganannya beda:
๐น Runnerโs Knee โ nyeri di bawah tempurung lutut, biasanya makin terasa saat turun tangga atau habis lari jauh
๐น Cedera Meniskus โ lutut bengkak, terasa โterkunci,โ atau bunyi klik saat digerakkan
๐น Cedera ACL โ nyeri mendadak disertai bunyi โpop,โ bengkak, dan lutut terasa tidak stabil
Ketiganya bisa dialami siapa saja, bukan cuma atlet profesional. Kalau salah satu gejala ini terasa familiar, jangan tunggu sampai makin parah ya, Motifam.
Konsultasikan dulu dengan dokter spesialis kedokteran olahraga sebelum menentukan langkah selanjutnya. Lutut kamu terlalu berharga untuk diabaikan.