08/08/2026
Belum terjadi kiamat sebelum kalian berperang dengan pedang dan kuda (HR Muslim)
Wis di ingatkan Rosululloh lho yo...
Ilmu terapi pernapasan Kalimasada untuk kebugaran kesehatan penyembuhan dan beladiri (self defense).
08/08/2026
Belum terjadi kiamat sebelum kalian berperang dengan pedang dan kuda (HR Muslim)
Wis di ingatkan Rosululloh lho yo...
06/08/2026
Memahami Bid'ah dalam Perspektif Hukum Islam
Dalam kajian fikih, setiap perbuatan seorang muslim pada dasarnya dinilai berdasarkan hukum syariat. Secara umum dikenal lima hukum taklifi, yaitu wajib, sunnah (mandub), mubah, makruh, dan haram. Oleh karena itu, istilah bid'ah bukanlah salah satu kategori hukum tersebut, melainkan sebuah istilah yang digunakan para ulama untuk menilai suatu perkara baru dalam agama. Karena itu, pembahasan tentang bid'ah memerlukan pemahaman terhadap dalil Al-Qur'an, Sunnah, serta ijtihad para ulama.
Perbedaan pendapat tentang bid'ah telah ada sejak dahulu. Sebagian ulama mendefinisikan bid'ah sebagai segala sesuatu yang diada-adakan dalam urusan agama yang tidak memiliki landasan syariat. Sebagian ulama lainnya membedakan antara perkara baru yang bertentangan dengan syariat dan perkara baru yang menjadi sarana kebaikan serta tidak menyelisihi prinsip-prinsip agama.
Apabila setiap hal yang tidak pernah dilakukan Rasulullah ﷺ langsung dihukumi sebagai bid'ah yang tercela, maka akan muncul berbagai persoalan. Misalnya, penyusunan mushaf Al-Qur'an menjadi satu kodifikasi pada masa Sayyidina Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu, atau penetapan kalender Hijriah pada masa Sayyidina Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu. Kedua hal tersebut tidak dilakukan pada masa Rasulullah ﷺ, namun diterima oleh para sahabat karena membawa kemaslahatan bagi umat dan tidak bertentangan dengan syariat.
Karena itu, banyak ulama menjelaskan bahwa yang perlu diwaspadai adalah membuat tata cara ibadah yang mengubah atau menambah ketentuan ibadah yang telah ditetapkan secara jelas oleh Rasulullah ﷺ. Misalnya mengubah jumlah rakaat salat wajib, mengubah ketentuan puasa Ramadan, atau mengubah tata cara zakat yang telah ditetapkan syariat. Dalam perkara-perkara ibadah yang bersifat tauqifiyyah (ditetapkan berdasarkan wahyu), seorang muslim wajib mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ.
Adapun perkara-perkara baru yang bersifat sarana, administrasi, pendidikan, dakwah, atau bentuk-bentuk kebaikan yang tidak bertentangan dengan Al-Qur'an dan Sunnah, para ulama memiliki rincian dan ijtihad yang berbeda. Oleh sebab itu, umat Islam hendaknya bersikap bijaksana, menghormati perbedaan pendapat para ulama yang memiliki dasar ilmiah, serta tidak mudah menyesatkan atau membid'ahkan sesama muslim hanya karena perbedaan dalam masalah ijtihadiyah.
Sikap terbaik adalah senantiasa merujuk kepada Al-Qur'an, Sunnah Rasulullah ﷺ dengan pemahaman para sahabat, serta mengikuti bimbingan para ulama yang alim, berilmu, dan terpercaya. Dengan demikian, ukhuwah Islamiyah tetap terjaga, sementara semangat untuk beribadah sesuai tuntunan syariat tetap menjadi pegangan utama.
Ditulis oleh:
Ust. Abu Ghozy
02/08/2026
ISTILAH SILAT DALAM ISLAM
Sebagian kalangan memaknai bahwa istilah silat berasal dari kata Arab سِلَاح (silāḥ) yang berarti senjata. Dari pemaknaan ini, silat dipahami bukan sekadar gerakan bela diri, tetapi juga sebagai sarana menjaga diri dengan kekuatan lahir dan batin.
Rasulullah ﷺ bersabda:
> الدُّعَاءُ سِلَاحُ الْمُؤْمِنِ، وَعِمَادُ الدِّينِ، وَنُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ
"Doa adalah senjata orang mukmin, tiang agama, dan cahaya langit dan bumi."
(HR. Al-Hakim, dinilai sahih oleh Al-Albani)
Hadis ini menjelaskan tiga keutamaan doa.
1. Doa adalah senjata orang mukmin
Sebagaimana seorang prajurit memerlukan senjata ketika menghadapi peperangan, seorang mukmin memerlukan doa dalam menghadapi ujian, fitnah, musuh, maupun berbagai persoalan kehidupan. Dengan doa, seorang hamba memohon pertolongan kepada Allah Yang Maha Kuat.
2. Doa adalah tiang agama
Doa merupakan bagian yang sangat penting dalam ibadah. Melalui doa, seorang hamba menunjukkan ketergantungannya kepada Allah. Hubungan spiritual dengan Allah akan semakin kuat ketika seorang mukmin senantiasa berdoa.
3. Doa adalah cahaya langit dan bumi
Doa menerangi hati yang gelap, membuka jalan ketika menghadapi kesulitan, serta menjadi sebab datangnya pertolongan dan rahmat Allah.
Hadis lain yang memiliki makna serupa adalah:
> أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى سِلَاحٍ يُنْجِيكُمْ مِنْ عَدُوِّكُمْ وَيُدِرُّ أَرْزَاقَكُمْ؟ قَالُوا: بَلَى. قَالَ: تَدْعُونَ رَبَّكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، فَإِنَّ سِلَاحَ الْمُؤْمِنِ الدُّعَاءُ
"Maukah aku tunjukkan kepada kalian suatu senjata yang dapat menyelamatkan kalian dari musuh dan melancarkan rezeki kalian?" Para sahabat menjawab, "Tentu." Beliau bersabda, "Berdoalah kepada Rabb kalian siang dan malam, karena sesungguhnya senjata orang mukmin adalah doa."
(HR. Al-Bazzar)
Silat dan Nilai-nilai Islam
Dalam pandangan penulis, makna silāḥ (senjata) memberikan inspirasi terhadap filosofi silat sebagai seni bela diri yang berkembang di Nusantara. Oleh karena itu, latihan silat hendaknya tidak hanya mengajarkan kekuatan fisik, tetapi juga dibangun di atas fondasi doa, akhlak, dan ketakwaan kepada Allah.
Silat bukanlah sarana untuk menzalimi orang lain, melainkan untuk menjaga diri, membela kebenaran, serta melindungi agama, keluarga, dan masyarakat.
Di sisi lain, kata silat juga dapat dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya silaturahim, yaitu menjalin ukhuwah, kasih sayang, saling menghormati, dan saling menjaga di antara sesama muslim. Seorang muslim hendaknya menjadi pribadi yang membawa kedamaian, bukan permusuhan.
Dengan demikian, kekuatan seorang pesilat tidak hanya terletak pada teknik bela dirinya, tetapi juga pada kekuatan doa, akhlak yang mulia, dan kedekatan kepada Allah سبحانه وتعالى.
Wallāhu a'lam bish-shawāb.
Abu Ghozy
Achmad Hariyono
Coach PTD Silat Perkasa
24/07/2026
PTD Pemusatan Kalimasada
PTD Pemusatan Kalimasada adalah Perguruan tenaga dalam yang mengajarkan dan melatih membangkit energi alami dalam tubuh dengan tehnik tertentu sehingga didapatkan power maksimal untuk didapatkan manfaatnya. Power energi (bio energi/ tenaga dalam) yang di dapatkan bisa dimanfaatkan untuk keperluan :
- Kesehatan : menjaga kebugaran imun tubuh, stamina dan kekuatan lahir batin
- Terapi/ pengobatan : menyehatkan organ2 vital tubuh melalui proses regenerasi sel karena pengaruh energi positif yang dibangkitkan. Sekaligus membuang energi negatif/ penyakit/ racun2 dalam tubuh. Proses pelepasan penyakit melalui proses de-materialisasi (benda ke energi)
- Beladiri : sebagai cabang ilmu silat Kalimasada memiliki jurus yang memungkinkan untuk menahan serangan lawan, melumpuhkan sekaligus menghancurkan. Pada tingkat power tertentu dan cara tertentu.
Beda dengan olah raga lain di PTD melibatkan rasa (batin) untuk melatih konsentrasi dan spiritualitas. Setelah berlatih power bertambah sementara olah raga power berkurang (capek lemah). Bagaimanapun energi ini ada di alam karunia Allah swt maka harus di manfaatkan untuk kemaslahatan ummat. Ibarat pisau maka bisa untuk mengupas mangga, membedah pasien bahkan bisa buat membunuh. Untuk itu perlu kedewasaan kesabaran dan waspada dalam mengaplikasikan ilmu ini. Ilmu tenaga dalam tidak bisa di dapat dengan instan tapi harus ber proses (riyadloh) sehingga di capai kekuatan alami. Bukan kekuatan dari unsur kodam/ makhluk lain. Dengan di landasi spiritualitas yang benar karena Allah maka akan di dapatkan kekuatan energi yang dahsyat. Insya Alllah
Achmad Hariyono Coach
Praktisi Pernapasan TD
Cak Nun
Solusi mendapatkan cinta Alloh :
1. Ittiba' (mengikuti Rosul)
2. Berakhlaq dengan akhlaq Alloh
3. Membaca Alhamdulillah di setiap kondisi dan keadaan
4. Dermawan, selamat penyakit hati, kasih sayang pada umat
5. Berbuat baik pada orang lain
6. Mengerjakan amal yang disukai Alloh
Full video :
https://www.youtube.com/live/faaXOkd5nuE?si=yLbWhtO8qy3eLDNS
Facebook :
https://www.facebook.com/share/r/19CRCVXQaK/
Instagram :
https://www.instagram.com/reel/DajjcgSCjo7/?igsh=MW0wYXBpdTZ1cDM2ZA==
Tiktok :
https://vt.tiktok.com/ZSCKp6uPG/
08/07/2026
Kalimat *"Istiqomah lebih baik daripada 1000 karomah"* sangat populer di kalangan ulama dan ahli tasawuf.
*1. Asal Riwayat*
Kalimat ini dinisbatkan kepada para ulama Salaf, terutama *Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani rahimahullah*.
Beliau berkata:
> *الاِسْتِقَامَةُ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ كَرَامَةٍ*
> _"Al-Istiqomatu khoirun min alfi karomah"_
> *"Istiqomah itu lebih baik daripada seribu karomah"*
*2. Maknanya*
*Karomah* = kemuliaan/kelebihan luar biasa yang diberikan Allah kepada wali-Nya. Misal: bisa terbang, jalan di atas air, tahu hal ghaib.
*Istiqomah* = tetap teguh di atas ketaatan, sholat 5 waktu, jujur, sabar, terus berdakwah walau tidak ada yang lihat.
Para ulama bilang:
Karomah bisa jadi ujian. Tapi istiqomah di atas syariat itu tanda ridho Allah yang paling besar. Karena iblis juga bisa punya "karomah" berupa tipu daya, tapi dia tidak akan pernah istiqomah dalam taat.
*3. Dalil Al-Qur’an yang semakna*
*QS. Fushshilat: 30*
> اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ
> "Sesungguhnya orang-orang yang berkata: Tuhan kami adalah Allah, kemudian mereka _istiqomah_, maka para malaikat akan turun kepada mereka..."
Jadi Allah lebih memuji keistiqomahan daripada hal-hal luar biasa.
*Kesimpulan*
Pepatah ini bukan hadits Nabi secara langsung, tapi *qaul ulama* yang sudah ma’ruf dan sejalan dengan Al-Qur’an & Sunnah.
Intinya: terus konsisten di jaulah, ngaji, dakwah walau sederhana itu jauh lebih dicintai Allah daripada nunggu "karomah"
Dibuka kelas perdana unit latihan setiap Minggu sore Tivoli BCF Sidoarjo kota. Gabung di coach Hariyono Hp 085179773270
Jurus inti 6 paku bumi dan jurus kunci pagar getaran dari PTD Silat PERKASA (Pernapasan Karomah Syahadat)
Mau gabung latihan atau training ? Japri di fb messanger
24/06/2026
TOTOK PUNGGGUNG PITEDA
Tehnik penyembuhan penyakit karena gangguan dis fungsional organ tubuh dengan cara penotok titik meredian tertentu di punggung sambil menyalurkan energi positif (bio energi). Bermanfaat membuang membuang energi negatif racun dan memperbaiki sel sel organ yang rusak. Organ penting yang bisa di sembuhkan jantung patu2 lambung pankreas liver ginjal daerah reproduksi dll. Topung tidak bisa sekali terapi sembuh perlu proses berkala hingga kondisi pasien membaik. Dari beberapa testimoni pasien penderita diabetes kadar gula bisa turun dan pangkreas bisa produksi insulin lagi. Ketergantungan obat bisa di lepas.
Coach Achmad Hariyono
Hp 085179773270
| Saturday | 09:00 - 17:00 |
| Sunday | 09:00 - 17:00 |