25/12/2019
Berada Dihadapan Waliyullah Lebih Utama dari pada Beribadah Hingga Tubuh Terpotong-potong
Syaikh Ali Ibn Imam Abu Bakar As Sakron meriwayatkan, bahwa seorang Wali yang sangat masyhur zaman itu di Yaman, bernama Syaikh Muhammad Ibn Husain Al Bajaly, beliau dawuh;
"Aku pernah melihat Rasulullah SAW di dalam mimpi, lalu aku berkata, Wahai Rasulullah, apakah amal yang paling utama?"
Rasulullah SAW menjawab;
"Engkau berada di hadapan seorang Wali Allah SWT meskipun hanya (sebatas waktu) seorang yang memerah susu kambing atau memanggang telur, adalah lebih utama daripada engkau beribadah hingga terpotong-potong..."
Lalu aku bertanya lagi;
"Wahai Rasulullah, apakah Wali yang masih hidup ataukah yang telah wafat?"
Beliau Yang Mulia menjawab;
"Baik yang masih hidup atau yang telah wafat..."
Dijelaskan oleh Habib Ahmad Ibn Hasan al Haddad, bahwa hal tersebut disebabkan, seseorang yang berada di hadapan Wali masuk ke dalamnya dan akan berada di bawah penguasaan cakupannya, sehingga Wali tersebut menjadi perantaranya menuju Allah SWT.
Maka keberadaannya di hadapan Wali, akan membuatnya mendapatkan sesuatu yang tidak didapatkan dengan beribadah hingga terpotong-potong.
Dan hasil yang didapatkan tergantung kesiapan Wali yang bersangkutan. Karena sesungguhnya pemberian itu bergantung pada ukuran kesiapan.
Wallahu A'lam
Rihlah Ziarah Majelis Ta'lim Darusshofa Medan Tahun 2019, Barus-Sibolga. Berikut beberapa makam yang diziarahi :
1. Makam Papan Tinggi Barus, Syekh Mahmud Wafat 40 Hijriyah.
2. Makam Mahligai, Syekh Rukunuddin Wafat 44 Hijriyah.
3. Makam Syekh Ibarahim Syah.
Alhamdulillah bersyukur kita kepada Allah masih dapat diberikan nikmat untuk dapat ziarah kepada Aulia Sholihin.
Semoga kita dalam lindungan Allah yang sempurna..
@ Sibolga,tapanuli tengah, sumatra utara