kolektor hotwheel 🥰🥰🥰
Jejakku
#wisata, #kuliner, #sport, #handcraft, #farming
Bagi sebagian orang sisa kayu bekas hanyalah sebuah limbah, namun di tangan eko nur haris, warga desa kaliwunggu, kudus, jawa tengah, ini justru menjadi berkah.
Ditangan eko, kayu sisa limbah, di sulap menjadi miniatur rumah adat kudus. dengan skala 1 banding 20 karya eko mirip dengan aslinya, bagian rumah seperti jendela maupun pintu bisa dibuka, tak hanya itu, bagian didalam rumah juga tak meningalkan filosofi rumah aslinya, seperti joglo dengan soko papat serta beberapa tiang didalamnya.
Membuat miniatur dari 2017 silam, eko awalnya hanya ingin memberikan edukasi serta sejarah rumah adat kudus melalui miniatur tersebut, namun setelah jadi justru banyak peminatnya. tak hanya dari kudus saja, peminat miniatur tersebut bahkan tembus hingga luar pulau jawa.
Pembuatan miniatur rumah adat kudus sendiri cukup rumit dan membutuhkan waktu hingga 2 bulan, satu buah miniatur di bandrol dari harga 2 juta hingga puluhan juta rupiah.
Jejakku ~ Sebanyak 21 peserta dari 16 kecamatan di jepara, jawa tengah, turut dalam lomba seni musik tongtek di halaman polres jepara. lomba tongtek ini digelar polres jepara, dalam menyambut peringatan hari bhayangkara ke-76.
Seluruh peserta tampil dengan semangat, sehingga lomba berlangsung meriah. sejumlah anggota polisi turut berjoget, larut dalam iringan musik peserta lomba.
Tongtek merupakan seni musik tradisional jepara yang awalnya hanya berupa alat musik kentongan dari bamboo, dan digunakan untuk membangunkan warga untuk sahur saat bulan Ramadan.
Seiring berjalannya waktu, musik tongtek dijadikan hiburan dalam berbagai acara bagi warga jepara.
Jejakku ~ Iring-iringan ribuan warga desa kawak, jepara, jawa tengah, meramaikan pawai jondang dalam rangkaian sedekah bumi. warga keliling desa menuju masjid wali dengan jarak tempuh sekitar dua kilometer.
Bagi warga kawak, jepara, konon jondang yang berbentuk kotak dan terbuat dari kayu ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam berumahtangga. hal itu karena jondang dijadikan wadah beragam makanan untuk seserahan atau persembahan bagi calon pengantin pria kepada mempelai wanita.
Selain itu, jondang juga dimanfaatkan untuk menyimpan perabotan rumah tangga, seperti gelas dan piring. keberadaan jondang yang mulai terkikis karena hadirnya produk pabrikan, kini kembali dikenalkan warga kawak melalui festival dalam rangkaian sedekah bumi.
Selain itu, jondang juga memiliki makna kiasan yang artinya jodone ngandang. jodone ngandang sendiri bisa diterjemahkan bagi yang baru merajut hubungan suami istri, bisa menjalani bahtera rumah tangga dengan kehidupan bahagia dan sejahtera.
Selain mengusung jondang, dalam pawai sedekah bumi ini warga kawak juga mengusung gunungan hasil bumi yang kemudian menjadi rebutan warga untuk dibawa pulang. sedekah bumi ini merupakan ungkapan rasa syukur warga kawak kepada tuhan yang maha esa dengan harapan kehidupan ke depan semakin sejahtera.
Bagi warga kawak, festival jondang sebagai upaya melestarikan budaya nenek moyang yang digelar rutin setiap tahun.
Jejakku ~ Pegunungan kendeng utara, kabupaten pati, jawa tengah, selama ini dikenal karena kaya mineral dan bahan tambang. selain itu, siapa sangka jika pegunungan kendeng juga menyimpan keindahan alam. salah satunya adalah air terjun tadah udan, di desa sukolilo, kecamatan sukolilo. alamnya masih perawan/ karena belum dikembangkan secara maksimal.
Ketinggian air terjun tadah udan diperkirakan mencapai 70 meter. dikatakan air terjun tadah udan, karena menurut cerita dulunya adalah tempat penampungan air hujan. terbentuknya air terjun tersebut, bukan buatan manusia namun terbentuk karena alam. pemandangan di sekitar air terjun tadah udan juga sangat eksotis, karena masih banyak pohon-pohon, sehingga membuat rimbun dan adem.
Pengunjung pun memanfaatkan area air terjun untuk sekedar berfoto ataupun melihat pemandangan pemukiman dari ketinggian. untuk menuju ke lokasi air terjun inipun sangat mudah karena semua kendaraan bisa masuk ke area air terjun. agar lebih menikmati suasana air terjun, bisa melakukan camping di area sekitar air terjun sambil menikmati udara segar pegunungan kendeng. jika pagi hari, suasana ketinggian masih berkabut, sehingga menutupi pemandangan.
Sementara pengelola air terjun tadah udan, muhammad agus, mengungkapkan jika wisata yang dikelolanya belum dikembangkan secara maksimal. ke depan akan dikembangkan lebih baik, sehingga bisa memanjakan pengunjung. untuk tiket masuk pun masih sangat terjangkau, hanya dengan 5 ribu rupiah.
Jika malam hari bisa melihat pemandangan lampu pemukiman yang gemerlap dari area air terjun tadah udan. tentu semakin menambah hangatnya suasana camping di air terjun tadah udan ini. anda tertarik, untuk mengunjunginya.
SKETSA WAJAH GUSDUR TERUKIR DALAM KARYA SENI KALIGRAFI
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Demaan
Kudus
59313