Persepam Manfaatkan Persoalan Lawan
-=[?]=-
MADURA - Kans Persepam Madura United menyapu bersih dua laga kandang di Gelora Bangkalan sangat besar. Setelah memulangkan Barito Putra tanpa angka, lawan berikutnya adalah Persiba Balikpapan yang kondisinya kurang menguntungkan jelang pertandingan.
Persiba dihadapkan pada berbagai persoalan, baik mental maupun kualitas teknis. Setelah dihantam kekalahan berat 5-2 oleh Persela Lamongan, tim asal Kalimantan Timur harus terpincang-pincang menghadapi cedera dan akumulasi kartu pemainnya.
Arifky Eka Putra dipulangkan karena cedera parah kala menghadapi Persela, sedangkan Syakir Sulaiman menyingkir karena akumulasi kartu kuning. Dengan banyaknya problem yang dihadapi Persiba, tentu menjadi kesempatan bagi Persepam melanjutkan kemenangan.
Pelatih Persepam Daniel Roekito, Sabtu (6/7), mengungkapkan pihaknya bakal memanfaatkan pertandingan ini untuk mendulang angka sempurna. Walau tidak melihat bagaimana situasi di tim lawan, pelatih asal Rembang, Jawa Tengah, ini optimistis timnya memiliki power untuk memenangi laga.
Soal kepercayaan diri, Persepam memiliki bekal menarik karena di putaran pertama silam mampu menahan imbang Persiba 3-3 di Balikpapan. Daniel pun tak ragu dengan kemampuan timnya dan tinggal menjaga agar Zaenal Arif dkk tidak meremehkan tim berjuluk Beruang Madu.
“Terpenting pemain memiliki keyakinan untuk menang. Lawan Barito memang belum sempurna dari sisi permainan, tapi yang terpenting tiga poin. Menghadapi Persiba, saya tidak menuntut tim bermain cantik. Asalkan bisa menang, saya sudah senang,” terang Daniel Roekito.
Perspeam sendiri bukan tanpa problem, seretnya aliran gol dari striker seperti Zaenal Arif, Emanuel Linkers dan Busari, menjadi persoalan yang harus dipecahkan. Pada pertandingan sebelumnya, gol semata wayang diciptakan gelandang Rossy Noprihanis.
“Kami akan tampil lebih menyerang, semoga itu membuka kesempatan lebih besar untuk mencetak gol. Persiba tentunya juga ingin bangkit setelah dikalahkan Persela, jadi pilihan paling bagus ya tidak memberikan mereka ruang gerak di lapangan,” tambahnya.
Soal pemain lawan yang bakal menjadi perhatian, Daniel seperti biasa tidak menunjuk pada satu sosok. Dia melihat Persiba secara tim dan tidak memberikan treatment khusus untuk pemain. “Kalau bek memberi marking striker lawan, itu sudah pasti,” tandasnya.
Dari kubu tim tamu, pelatih Persiba Herry Kiswanto dibuat pusing dengan kondisi timnya yang morat-marit. Kehilangan Arifky dan Syakir Sulaiman menjadi pukulan berat. Apalagi Syakir tampil bagus kala Persiba dikalahkan persela Lamongan lalu.
Terpaksa, untuk menambah daya gedor timnya, pemain yang sebelumnya ditinggal di Balikpapan Moustapha El Cassa dipanggil ke Surabaya. “El Cassa dipanggil untuk memperkuat lini depan. Sedangkan posisi Arifky mungkin ditempati Roy Budiansyah,” terang Asisten Pelatih Persiba Faisal Husin.
Uniknya, kedua pemain itu tidak dibawa dalam tur Jawa Timur karena dinilai performanya menurun. Walau dalam kondisi yang kurang menguntungkan, nyatanya Persiba tetap berhasrat mendapatkan angka di Madura. “Kami bertekad membalikkan situasi dan memberikan kejutan untuk Persepam,” tegas Faisal Husin.
Bongkar pasang kekuatan mungkin relatif mudah. Yang menjadi persoalan serius adalah bagaimana memulihkan mental dan kepercayaan diri pemain setelah kalah di Madiun. Untuk masalah ini, Faisal mengatakan tim pelatih sudah berkomunikasi secara intensif dengan pemain.
Persepam Madura United (4-4-2):
Alfonsius Kelvan (gk), Michael Orah, Fachrudin Wahyudi, Aboubakar Sillah, Firly Apriansyah; Ishak Djober, Ali Khadaffi, Alain N'kong, Rossy Noprihanis; Zaenal Arif, Emanuel Linkers.
Persiba Balikpapan (4-5-1):
Wawan Hendrawan (gk), Roy Budiansyah, Ahmad Maulana, Absor Fauzi, Yusar Djafar; Young-Kwang Kim, Moustafa El Cassa, M Bachtiar, Alex Robinson; Rudi Widodo, Patrice Dzekou.
Persida FC sidoarjo
SALAM DAMAI INDONESIA
PERSIJAP Jepara vs Persebaya Surabaya 1927
1-0
GoaL..!!
Persela 1-0 Persiba
Std.Wilis Madiun
FT : Persipura 8 - 1 Persidafon
Goals:
15' [ 1 - 0 ] Otavio Dutra
21' [ 2 - 0 ] Bio Paulin
41' [ 3 - 0 ] Zah Rahan
51' [ 4 - 0 ] Boaz Solossa
64' [ 5 - 0 ] Patrich Wanggai
65' [ 5 - 1 ] Pape Latyr Ndiaye
80' [ 6 - 1 ] Zah Rahan
83' [ 7 - 1 ] Ricky Kayame
91' [ 8 - 1 ] Ricky Kayame
===============
=======================
15' Gol Otavio Dutra Berasal dari
Sepak Pojok yang diambil oleh zah
rahan yang kemudian Dimanfaatkan
Dengan baik Oleh Otavio Dutra
dengan Heading Mematikan.
21' Gol Bio Paulin Melalui Heading Yang
berasal dari Sepak Pojok Boaz
Solossa.
41' Gol Zah rahan berasal dari luar
Kotak Penalti, Tendangan Plesing
yang sangat keras dan Akurat di Sisi
pojok Kanan Gawang persidafon .
Kick Off Babak Ke - 2..
47' Precious ( Persidafon ) harus
menerima kartu merah setelah
pelanggaran keras kepada Ian Luis
Kabes.
51' Serangan Balik Cepat 3 Lawan 3 ,
Imanuel Wanggai mengirim Umpan
Kepada Boaz yang tinggal berhadapan
dengan 2 pemain Persidafon yang
kemudian Di 'kecoh' oleh Boaz dan
melepaskan tendangan keras dari
dalam Kotak Penalti.
63' Sub Persipura : Ricky Kayame In ,
Ian Kabes Out.
64' Baru Masuk 1 menit, Ricky Kayame
mengirim Umpan Manis kepada Patrich
Wanggai yang langsung di Konversi
menjadi Sebuah Gol.
65' Selang 1 Menit pemain persipura
yang sedang dalam Euforia terlena
setelah peluit berbunyi, Pemain
persidafon melakukan serangan cepat
yang Menghasilkan Gol dari Sepakan
Melengkung Pape Latyr.
80' Gol Dari Zah rahan berasal dari
Blunder si 'Botak' Markus Horison
83' Gol dari Ricky Kayeme, Bermain
sejak menit 64 Dan merupakan debut
pertama bermain di ISL.
91' RICKY KAYAME Nampaknya
menjadi Super Sub baru dari TANAH
PAPUA B**g ..
Ayoo onk seng wanii 8ball poll an a ambk mimind??
69' Persipura 5 - 1 Persidafon
Goals:
17' [ 1 - 0 ] Otavio Dutra
22' [ 2 - 0 ] Bio Paulin
42' [ 3 - 0 ] Zah Rahan
51' [ 4 - 0 ] Boaz Solossa
64' [ 5 - 0 ] Patrich Wanggai
65' [ 5 - 1 ] Pape Latyr Ndiaye
Persipura 5-1 PErsidaf0n
Dorong Buyar Lurd .
Smangat Broooowww
Pagi sadam
Dari suporter mana aja nih ??
24 Besar | Group 15 | Tuan Rumah Ngawi | 1. Ngawi 2. Sidoarjo 3. Denpasar 4. Kutai Timur 5. Pati 6. | 2 Tim Teratas Masuk 8 besar.
30/06/2013
Tak Cukup Bukti, Komdis PSSI Gugurkan Laporan Dugaan Pengaturan Skor Deltamania Sidoarjo
Disebabkan tak cukup bukti, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menolak laporan dugaan pengaturan skor suporter Deltras Sidoarjo.
Minggu lalu, ratusan suporter Deltras, Deltamania menyambangi Kantor PSSI. Mereka menuntut PSSI mengusut dugaan pengaturan skor yang terjadi di penyisihan grup III Divisi Utama Liga Indonesia Selasa (11/6/2013) lalu, ketika Perseta Tulunganggung mengalahkan tuan rumah Perseba Super Bangkalan dengan skor 3-2.
Dengan hasil tersebut, Perseta lolos ke babak 12 besar bersama Perseba, yang sudah memastikan diri lolos terlebih dahulu. Sementara, Deltras Sidoarjo gagal lolos.
Hasil pertandingan tersebut memunculkan kontroversi. Wasit yang memimpin pertandingan memberi hadiah sebanyak dua kali kepada Perseta.
“Laporan Deltras kami tolak. Karena tidak ada pembuktian yang kuat. Komdis tidak mengadili perasaan, tapi kejadian yang memang ada bukti dan data-data yang akurat,” ujar ketua Komdis Hinca Pandjaitan, Kamis (27/6/2013) WIB.
Sebelumnya, Deltras melalui Deltamania mengaku mempunyai bukti yakni rekaman video pertandingan yang dapat memperkuat dugaan tersebut. Namun nyatanya, lanjut Hinca tidak ada video tersebut.
“Intinya, mereka mengadukan tanpa bukti apapun. Tidak ada rekaman video juga. Dugaan juga harus punya kualitas. Tapi saya menghormati laporan itu. Tapi sayang sekali laporannya tidak berkualita
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Jakarta