20/06/2026
Di tengah perkembangan teknologi, media sosial, dan perubahan gaya hidup, banyak masyarakat mulai merasa khawatir bahwa generasi muda semakin jauh dari budaya yang selama ini menjadi bagian dari identitas Bali.
Bahasa daerah mulai jarang digunakan.
Tradisi yang dulu dianggap biasa mulai ditinggalkan.
Nilai-nilai yang diwariskan turun-temurun perlahan kehilangan ruang dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, apakah masalahnya terletak pada generasi muda?
Atau justru pada cara kita memperkenalkan budaya kepada mereka?
Mungkin budaya tidak sedang dilupakan.
Mungkin budaya sedang menunggu cara baru untuk dipahami, dirasakan, dan diwariskan.
Karena menjaga budaya bukan hanya tentang mempertahankan masa lalu, tetapi juga memastikan budaya tetap relevan bagi masa depan.
π¬ Menurutmu, tradisi atau nilai budaya apa yang mulai jarang ditemui di kalangan generasi muda saat ini?
Bagikan pendapatmu di kolom komentar.
08/06/2026
Terumbu karang bukan sekadar pemandangan indah di bawah laut. Ekosistem ini menjadi rumah bagi ribuan spesies laut, melindungi garis pantai, dan mendukung mata pencaharian jutaan orang.
Sayangnya, praktik penangkapan ikan yang merusak seperti bom ikan dan racun masih menjadi ancaman serius. Sudah saatnya kita mendukung perikanan yang berkelanjutan demi menjaga laut tetap hidup dan produktif. ππ
08/06/2026
Terumbu Karang Sehat, Laut Kuat, Masa Depan Selamat.
Terumbu karang adalah fondasi kehidupan laut. Meski hanya menutupi sebagian kecil dasar laut, ekosistem ini menjadi rumah bagi ribuan spesies ikan dan biota laut lainnya. Ketika terumbu karang rusak akibat pencemaran, perubahan iklim, atau praktik penangkapan ikan yang merusak, seluruh rantai kehidupan laut ikut terdampak. Menjaga terumbu karang berarti menjaga sumber pangan, mata pencaharian masyarakat pesisir, dan masa depan generasi mendatang.
Dan Faktanya ;
π Sekitar 25% spesies laut bergantung pada terumbu karang untuk hidup
πͺΈ Terumbu karang membantu melindungi garis pantai dari ombak dan abrasi.
π£ Bom ikan, racun, sampah plastik, dan pemanasan laut menjadi ancaman utama bagi kelestarian karang.
Apa yang bisa kita lakukan? Tentu saja dengan :
β
Kurangi penggunaan plastik sekali pakai
β
Jangan membeli hasil tangkapan dari praktik perikanan yang merusak
β
Ikut kegiatan konservasi atau bersih pantai
β
Sebarkan edukasi tentang pentingnya terumbu karang
β
Dukung wisata bahari yang bertanggung jawab
Terumbu karang membutuhkan puluhan tahun untuk tumbuh, tetapi bisa rusak dalam hitungan detik.
Mari menjadi generasi yang tidak hanya menikmati keindahan laut, tetapi juga menjaga keberlangsungannya.
08/06/2026
Laut menyediakan oksigen, makanan, dan kehidupan bagi jutaan makhluk hidup. Namun, pencemaran plastik terus mengancam keberlangsungan ekosistemnya.
Perubahan tidak harus dimulai dari langkah besar. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai hari ini adalah kontribusi nyata untuk menjaga laut tetap sehat bagi generasi mendatang. πβ»οΈ
07/06/2026
π Did you know?
Hidden Strawberry Corps is not only a strawberry farm.
It is a community movement that connects farmers, tourism, education, sustainability, and local entrepreneurship. Today, the initiative collaborates with more than 23 farmers and has helped improve agricultural productivity while creating new economic opportunities through agrotourism and value-added products.
Turns out a strawberry can do much more than end up on a dessert plate. π±π€
07/06/2026
Behind every strawberry is a story of people, purpose, and possibility. ππ±
Meet Gandhi, a young agropreneur and community builder from Bali who believes that agriculture can be more than just farming. Through Hidden Strawberry Corps, he works alongside local farmers to strengthen livelihoods, promote sustainable practices, and create new opportunities through community-based agrotourism.
What started as a strawberry farm has grown into a movement that connects agriculture, education, sustainability, culture, and economic empowerment. Today, Hidden Strawberry collaborates with more than 23 local farmers, transforming not only harvests, but also futures.
Because true growth is not measured by what we produce, but by how many people grow with us.
20/05/2026
Before focusing on candlenut and kluwek trees, Osila first started his forest restoration journey by planting banyan trees around Besan Village. However, many of the young trees were taken illegally to be used as bonsai plants, leading him to rethink his conservation approach.
That challenge became the beginning of Omahyangβs vision today: restoring forests with local trees that not only protect water sources, but also provide long-term benefits for the environment, culture, and local communities.
From restoring rivers to creating the Rain Water Garden at SDN Besan, Omahyang continues to grow as a movement that connects nature, education, and future generations together. π§πΏ