Musim Media

Musim Media

Share

Content hiburan

23/04/2026

SENADA SEIRAMA X ROOFTOP COFFEE VOL. 13✨

FREE ENTRY!

Senada Seirama balik lagi nemenin malammu di Rooftop Coffee 1896.
Saatnya nongkrong santai, dengerin musik enak, dan seirama bareng kawan-kawan 👀

🗓️: Jumat, 24 april 2026
📍: Rooftop Coffee 1896

Lineup:







Fully Supported:


rising
bandungsquad



SENADA:



SEIRAMA:



media
id



waves



musik
tabas






sampaimasukangin

Photos from Musim Media's post 03/04/2026

Band pop modern Rutinitas Pagi kembali mempersembahkan karya terbaru
mereka melalui single berjudul “Finally” yang dijadwalkan rilis pada 3 April 2026
di berbagai platform digital. Lagu ini menjadi sebuah refleksi emosional tentang
kesadaran yang datang terlambat, tentang seseorang yang baru menyadari arti
kehadiran orang lain setelah semuanya pergi.
“Finally” membawa pendengar ke dalam perjalanan batin yang penuh
penyesalan, kerinduan, dan penerimaan. Melalui lirik yang puitis dan atmosfer
musik yang melankolis, Rutinitas Pagi menggambarkan bagaimana seseorang
bisa saja melewati banyak momen berharga tanpa benar-benar
menyadarinya—hingga akhirnya semuanya hanya tersisa sebagai cerita dan
kenangan.
Lirik seperti “Now I finally know, that every step was leading me into your soul”
menjadi inti dari lagu ini: sebuah pengakuan jujur bahwa setiap perjalanan
hidup ternyata selalu mengarah pada seseorang yang pernah begitu berarti.
Namun ketika kesadaran itu akhirnya datang, yang tersisa hanyalah luka, rindu
yang tersembunyi, dan kata-kata yang tak sempat disampaikan.
Dengan perpaduan lirik berbahasa Indonesia dan Inggris, “Finally”
menghadirkan nuansa emosional yang kuat dan intim, sekaligus
memperlihatkan warna musikal Rutinitas Pagi yang semakin matang. Lagu ini
diharapkan dapat menjadi ruang refleksi bagi banyak orang yang pernah
merasakan kehilangan, penyesalan, atau cinta yang terlambat disadari.
Melalui “Finally”, Rutinitas Pagi tidak hanya menghadirkan sebuah lagu, tetapi
juga sebuah cerita tentang manusia—tentang bagaimana kita seringkali baru
memahami arti seseorang setelah waktu membawa mereka pergi.
Single “Finally” akan tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 3 April
2026.
Tentang Rutinitas Pagi
Rutinitas Pagi adalah band yang dikenal melalui karya-karya dengan nuansa
emosional dan lirik reflektif yang dekat dengan pengalaman kehidupan sehari-
hari. Melalui musik mereka, Rutinitas Pagi berusaha menghadirkan cerita-cerita
yang jujur tentang cinta, kehilangan, dan perjalanan batin manusia.
Untuk informasi lebih lanjut, wawancara, dan kebutuhan media lainnya,

05/03/2026

SENADA SEIRAMA X ROOFTOP COFFEE VOL. 12 ✨

FREE ENTRY!

Senada Seirama balik lagi nemenin malammu di Rooftop Coffee 1896.
Saatnya nongkrong santai, dengerin musik enak, dan seirama bareng kawan-kawan 👀

🗓️: Jumat, 6 Maret 2026
📍: Rooftop Coffee 1896

Lineup:








Fully Supported:


rising
bandungsquad


SENADA:



SEIRAMA:



media
id



waves



musik






sampaimasukangin

Photos from Musim Media's post 27/02/2026

Setelah terakhir merilis single di tahun 2024, Fiersa Besari resmi kembali menyapa pendengarnya lewat lagu ‘Tulang Punggung’ yang dirilis tahun ini. Lagu ini jadi karya pertama Fiersa setelah kurang lebih satu tahun vakum dari industri musik yang juga sekaligus jadi sebuah penanda fase baru dalam perjalanan karier kreatifnya. Single ‘Tulang Punggung’ ditulis dan digarap langsung oleh Fiersa sebagai refleksi tentang sosok-sosok yang bekerja tanpa lelah demi keluarga. Lagu ini seakan jadi pengingat akan kerasnya perjuangan mereka yang banting tulang setiap hari, menghadapi realita hidup yang tak sellau ramah, namun tetap memilih untuk bertahan dan tidak menyerah. Lewat sentuhan lirik yang jujur dan membumi, Fiersa Besari kembali hadirkan narasi yang dekat dengan keseharian banyak orang.

Proses rekaman ‘Tulang Punggung’ dilakukan selama satu hari penuh sebelum memasuki tahap produksi musik bersama tim. Hasilnya, adalah sebuah komposisi yang tetap setia pada karakter khas Fiersa, intim, hangat, penuh makna, namun terasa lebih matang secara emosional. Tak hanya dalam format audio saja, untuk single ini, Fiersa juga menghadirkan music video yang telah tayang di kanal YouTube pribadinya. Ini jadi hal yang memperkuat pesan yang ingin dia sampaikan lewat visual yang sederhana namun menyentuh.

‘Tulang Punggung’, single terbaru dari Fiersa Besari, kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Meski belum mengumumkan rencana album dalam waktu dekat, Fiersa tetap menegaskan keinginannya untuk terus berkarya. Kembalinya dia ke panggung musik Indonesia juga telah dimulai sejak penampilannya di Big Bang Festival, Jakarta pada tanggal 2 Januari 2026 yang lalu. Penanda bahwa babak baru setelah masa jeda yang cukup panjang.

16/02/2026

Petjah banget semalam, sukses di gelar event yang bertajuk “Your Everyday Themes Of ❤️ Concert” bertempat di

Sampai Ketemu Di event berikutnya.

Photos from Musim Media's post 13/02/2026

Band emo asal Jakarta, Killing Me Inside Re:union comeback dan merilis single terbaru berjudul Senyawa dan Candu. Setelah terakhir manggung pada September tahun lalu dan Onad menjalani rehabilitasi selama 3 bulan, Killing Me Inside Re:union langsung tancap gas dengan single terbaru yang berbeda dengan karya-karya mereka sebelumnya. Senyawa dan Candu diciptakan oleh Onad saat dirinya tengah direhabilitasi. Lagu ini punya kisah yang sangat personal bagi pemilik nama lengkap Onadio Leonardo tersebut.

“Ini adalah bentuk penyesalan terbesar gue karena membuat kesalahan fatal. Saat rehab, gue nggak tau mau ngapain, akhirnya gue nulis lagu lagi,” katanya. “Gue belum pernah bikin lagu se-personal ini. It’s all about me,” lanjutnya. Onad menulis lagu dan lirik Senyawa dan Candu sendiri. Sementara dari segi musik, penggarapan lagu ini dibantu Raka, Sansan, dan Rudye, eks personel yang juga masih turut membantu Killing Me Inside Re:union. Onad mengaku rekan band lain langsung menerima karyanya yang cukup beda dari lagu-lagunya sebelumnya.

Photos from Musim Media's post 03/02/2026

Mario G Klau kembali dengan single terbarunya berjudul ‘Salah Kaprah’, sebuah lagu yang mengangkat kisah tentang keberanian menghadapi rasa, alih-alih terjebak pada asumsi dan ketakutan yang belum tentu nyata. Dengan nuansa hangat dan emosional, lagu ini merefleksikan pengalaman jatuh cinta yang kerap dimulai dari prasangka, lalu berubah ketika keberanian akhirnya mengambil alih.

‘Salah Kaprah’ berangkat dari kisah personal Mario, tentang mengenal seseorang dari kejauhan terlalu lama hingga akhirnya menyimpulkan banyak hal tanpa pernah benar-benar mencoba mendekat. Menurut Mario, terlalu sering seseorang memilih mundur sebelum memberi dirinya sendiri kesempatan. “Kadang kita keburu nyerah dan ambil kesimpulan sebelum benar-benar mencoba. Padahal kalau kita nggak maju dulu, kita nggak akan pernah tahu jawabannya. Ditolak atau diterima itu urusan belakangan, yang penting berani maju,” ungkap Mario G Klau.

Lagu ini juga menangkap momen ketika pertemuan yang selama ini ditakuti justru berujung pada kehangatan yang tak terduga. Perasaan jatuh cinta yang hadir dengan cepat menjadi inti emosi dalam ‘Salah Kaprah’, digambarkan melalui lirik-lirik visual dan intim. “Pertemuan itu ternyata nggak seseram yang aku bayangkan. Justru indah, seolah tanpa banyak kata kita sudah saling mengerti, padahal baru pertama kali benar-benar bertemu,” tambahnya.

Photos from Musim Media's post 02/02/2026

Penyanyi ternama Indonesia, Marcell Siahaan, kembali menghadirkan karya terbaru berjudul ‘Mulanya Disini’, sebuah intepretasi ulang dari lagu klasik tahun 80-an milik band Malaysia bernama Freedom. Dalam versi terbarunya ini, Marcell menggandeng Rima Melati Adams, yang tak hanya hadir sebagai kolaborator, tetapi juga sebagai pasangan hidupnya. Lewat ‘Mulanya Disini’, Marcell memilih pendekatan yang jujur nan bersahaja. Lagu ini disampaikan tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan, justru dengan menjaga ruang agar maknanya tumbuh secara alami. Pesan tentang kebersamaan, kesabaran serta tanggung jawab dalam sebuah hubungan menjadi inti yang ingin disampaikan Marcell dan Rima di lagu ini.

“Lagu ini tidak perlu dibuat lebih besar dari dirinya sendiri,” kata Marcell. “Keindahannya ada pada kejujuran. Tugas kami hanya menyampaikannya dengan tulus,” lanjutnya. Kehadiran Rima Melati Adams justru memberikan lapisan makna yang sangat personal di lagu ini. ‘Mulanya Disini’ sudah dia kenal sejak kecil, saat dirinya tumbuh besar di Singapura. Kini, setelah menjalani lebih dari tujuh belas tahun pernikahan bersama Marcell, ‘Mulanya Disini’ hadir kembali bukan untuk sekedar sebagai nostalgia semata, melainkan jadi sebuah refleksi perjalanan hidup yaitu tentang cinta yang terus dipilih, dipelihara dan dimulai kembali.

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Bandung?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address


Bandung